Life Is Serving
NunAja
10:49:00 PM
0
Hidup adalah Melayani
Saat seseorang melayani orang lain saat itulah sesungguhnya Dia melayani dirinya sendiri. Apapun yang telah diberikan sebagai pelayanan itu memuaskan atau tidak memuaskan dirinya atau orang lain tetap saja dianggap sebuah tindakan yang baik dan benar.
Tinggal cara yang digunakan untuk melayani. Pelayanan yang didasari oleh cinta dan kasih akan memberikan kepuasan yang sesungguhnya, namun bila pelayanan yang diberikan tanpa cinta dan kasih (apalagi berdasarkan materi) maka dia hanya mendapatkan kebencian.
Saat seseorang terjebak kepada kebencian sesungguhnya dia telah menjerumuskan dirinya kepada neraka sedangkan kepuasan yang sesungguhnya akan membawa kepada surga. Saat apapun yang kita pikirkan, apapun yang kita rasakan, apapun yang kita lakukan selalu mengedepankan kepentingan orang lain saat itulah kita sesungguhnya telah memikirkan, merasakan dan melakukan untuk diri kita sendiri.
Perasaan, pemikiran dan tindakan yang kita lakukan dengan berdasarkan cinta dan kasih yang berikan kepada orang lain, maka akan mendorongnya merampungkan berbagai permasalahan hidupnya. Bilakah bilangan orang-orang yang kita layani semakin banyak dengan jumlah beratus, beribu, hingga berjuta orang maka doa-doa mereka akan mengalir kepada kita, saat beratus, beribu dan berjuta orang berdoa untuk kita maka Alloh akan menerimanya dan mengabulkan doa-doa tersebut.
Pada akhirnya terserah pada pilihan kita, apakah kita mau menjadi orang yang memenuhi hidupnya untuk melayani ataukah kita adalah "diktator" yang selalu minta dilayani.
( USPUR )

No comments